PUSAT REFERENSI KEGIATAN CEREMONIAL INDONESIA

Bank Pidato menyajikan kumpulan contoh naskah sambutan, pidato, teks MC, doa, susunan acara dan pantun untuk berbagai acara. Seluruh artikel disusun dengan bahasa yang baik, mudah dipelajari, serta dapat dijadikan referensi bagi pelajar, guru, ASN, Perangkat Dasa, organisasi, maupun masyarakat umum

Selengkapnya Cari Artikel Lainnya

Our Services

Sambutan

Contoh Naskah Sambutan di berbagai acara ceremonial

Read More

Doa

Contoh Teks Doa untuk kegiatan formal maupun non-formal

Read More

Pantun

Artikel Kumpulan Pantun formal dan non Formal

Read More

User Friendly

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Baca Artikel...

CONTOH SAMBUTAN ACARA ISTIGHOTSAH NAHDLATUL ULAMA RINGKAS SINGKAT DAN TERBARU (2025)

 




Hai teman-teman BankPidato. 
Kali ini admin bakal membagikan kembali, contoh sambutan kepala daerah pada acara keagamaan yang sering dilaksanakan di lingkungan masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang beragama Muslim. Kegiatan tersebut adalah Istighotsah yang biasanya rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali atau bahkan setiap minggu. Nah, untuk itu simak salah satu contoh sambutan atau pidato yang biasanya dibacakan untuk acara Istighotsah atau kegiatan sejenisnya. 

Berikut Contohnya:

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang saya hormati

§  AL MUKAROM PARA ALIM ULAMA/KYAI, TOKOH MASYARAKAT DI WILAYAH KEBONJERUK;

§  CAMAT BESERTA FORKOPIMCAM DAN JAJARAN APARATUR DESA ATAU KELURAHAN;

§  PIMPINAN, JAJARAN PENGURUS DAN KELUARGA BESAR LEMBAGA DAKWAH NAHDLATUL ULAMA;

§  PANITIA PELAKSANA ISTIGHOTSAH DAN HADIRIN SERTA TAMU UNDANGAN YANG BERBAHAGIA.


Alhamdulillah, berkat rahmat, anugerah serta karunia Allah SWT pada hari ini kita  mendapat kesempatan untuk dapat bersama-sama menghadiri acara Istighotsah Nusantara Bersama keluarga besar Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dalam suasana penuh khidmat dan sehat wal’afiat.

Sholawat dan salam mari senantiasa kita haturkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah membawa umat manusia dari alam kegelapan ke alam terang benderang, dengan mengucap "Allahumma Sholli Alla Muhammad, Wa Alla Alii Muhammad” semoga kita semua mendapatkan syafa’at  di yaumul akhir nanti. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.

Pertama-tama, saya sampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan, sehingga pada hari ini saya dapat hadir disini untuk dapat berkumpul dan berjumpa dengan warga Nahdliyin yang ada di wilayah Kebonjeruk, serta keluarga besar Lembaga Dakwah PCNU.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Dalam setiap kegiatan keagamaan seperti Istighosah ini, akan lebih bermakna manakala kita mampu menjadikannya tidak hanya sebagai kegiatan yang bersifat rutinitas belaka, akan tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita sebagai umat Rasulullah SAW, mampu mengambil hikmah dan menjalankan intisari sekaligus hakekat dari pelaksanaan Istigosah, yakni semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik Allah SWT. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana melalui pertemuan ini, kita dapat semakin meningkatkan tali silaturahmi, sebagai bagian dari penguatan ukhuwah Islamiyah antar umat Islam.

Silaturahmi ini juga memegang peranan penting, karena silaturahmi adalah kunci terbukanya rahmat, magfirah dan pertolongan Allah SWT. Silaturahmi sendiri juga sangat dibutuhkan untuk memperkuat kolaborasi dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan di wilayah Kabupaten Malang yang kita cintai ini.

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini yang juga merupakan salah satu media dakwah bagi umat Islam, saya berharap:

Pertama, kegiatan ini mampu memberi dampak yang signifikan bagi kerukunan hidup umat beragama, terciptanya ketentraman dan kedamaian, terwujudnya kesejahteraan bersama ketika hidup di dunia, dan hal paling penting adalah untuk meningkatkan derajat keimanan serta ketakwaan kita kepada Allah SWT. Semoga berbagai tujuan mulia tersebut, mampu kita wujudkan bersama atas ridho dari Allah SWT.

Kedua, kepada seluruh lapisan masyarakat, utamanya keluarga besar Lembaga Dakwah PCNU dan juga warga yang ada di wilayah Kebonjeruk, agar senantiasa bersyukur karena Allah SWT telah memberikan berbagai nikmat, termasuk karunia bagi kita yang diizinkan menjadi bangsa yang memiliki keberagaman suku, budaya, adat dan agama.

Untuk itulah, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk dapat mensyukuri nikmat tersebut dengan mengedepankan sikap toleransi, dan saling menghargai, serta saling menghormati satu sama lain. Mari kita tampilkan sifat kebersamaan dalam hidup berbangsa dan bernegara, sebagaimana ajaran Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamiin.

Ketiga, saya juga mengajak agar kegiatan seperti ini mampu dijadikan sebagai wadah refleksi bagi kita semua, termasuk bagi keluarga besar Lembaga Dakwah PCNU sebagai salah satu mitra strategis Pemerintah yang kontibusinya sangat besar bagi perkembangan umat Islam maupun peradaban masyarakat secara keseluruhan. Saya berpesan agar segala capaian maupun kinerja Lembaga Dakwah PCNU yang sudah baik agar dapat terus dipertahankan, dan apa yang belum tercapai agar dapat ditingkatkan sekaligus diupayakan sehingga dapat terwujud di masa yang akan datang.

Terakhir, kepada semua hadirin dan seluruh masyarakat, mari kita berdoa bersama agar wilayah yang kita cintai ini, selalu dalam lindungan Allah SWT. Semoga wilayah kita ini dijauhkan dari bala bencana dan masyarakatnya tetap aman, sejahtera dan diberikan rezeki yang barokah. Aamiin.

Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan kesempatan untuk terus memperbaiki diri, menyebarkan kebaikan, dan memberikan manfaat, tidak hanya dengan sesama manusia, tetapi juga dengan alam yang kita tinggali. Insyaallah jika kita berdamai dengan alam, maka alam juga akan bersahabat dengan kita.

 

Hadirin yang berbahagia,

Kiranya demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Terima kasih atas perhatiannya, ada kurang lebihnya mohon maaf yang setulus-tulusnya. Akhirnya hanya kepada Allah SWT kita memohon hidayah dan magfirah, kepada-Nya pula kita mengembalikan semua persoalan. Mudah-mudahan apa yang kita upayakan ini mampu menguatkan keharmonisan umat, serta akan membawa kita menjadi golongan orang yang akan senantiasa dirahmati Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.

________________________________

Nah itu dia contoh Sambutannya. 

Semoga bisa bermanfaat bagi semuanya yaa.

Terus dukung Situs ini terus berkembang, dan jangan lupa share postingan terbaru kita, baca juga artikel dan contoh-contoh sambutan lainnya yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi teman-teman. 

Terima kasih sebelumnya. 
Wasalamualaikum WR. WB. 



#SambutanIstighotsah
#SambutanIstigosah
#SambutanPengajian
#PidatoIstighotsah

CONTOH SAMBUTAN PADA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) UNTUK PEJABAT, KEPALA SEKOLAH, ASN DAN LAINNYA, LENGKAP DAN TERBARU

  

Gambar Ilustrasi

Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) diperingati setiap tanggal 20 Mei di Indonesia sebagai momentum penting yang menandai awal bangkitnya kesadaran nasional untuk bersatu dan memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan. 

Peringatan HARKITNAS ini berakar dari berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 oleh Dr. Soetomo dan para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) di Batavia atau yang sekarang kita kenal sebagai Jakarta. Boedi Oetomo menjadi simbol awal pergerakan Nasional yang menekankan pentingnya pendidikan, persatuan, dan kemajuan bangsa tanpa melibatkan unsur politik.

Hari Kebangkitan Nasional sendiri bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan juga menjadi titik refleksi untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme, persatuan, dan kesadaran kolektif dalam upaya untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini. Peringatan HARKITNAS mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita. 

Nah, pada artikel kali ini, BANK PIDATO ingin berbagi pula salah satu teks atau naskah sambutan tentang peringatan Hari Kebangkitan Nasional, dimana pidato yang akan dibagikan berikut, merupakan salah satu naskah pidato yang pernah dibacakan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada peringatan HARKITNAS Tahun 2021 lalu. 

Bagaimana isi sambutannya. Yuk Langsung kita simak bersama-sama yaa...

____________


SAMBUTAN

MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI

DALAM

PERINGATAN KE-113 HARI KEBANGKITAN NASIONAL

20 MEI 2021

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Selamat pagi,

Salam damai sejahtera bagi kita semua,

Om swastiastu,

Namo Buddhaya,

Salam kebajikan.

Saudari-saudara seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, yang saya hormati,

Seratus tiga belas tahun lalu, perhimpunan Boedi Oetomo meletakan dasar-dasar kebangkitan nasional bagi bangsa Indonesia. Tiga hal penting yang diretas Boedi Oetomo adalah pertama, cita-cita untuk memerdekakan cita-cita kemanusiaan; kedua, memajukan nusa dan bangsa; serta ketiga, mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia.

Tiga hal di atas merupakan substansi makna kebangkitan nasional yang harus dipertahankan dan diaktualisasikan lintas generasi. Senantiasa diterapkan dalam kerangka dinamis sesuai konteks zamannya.

Pada era pra-kemerdekaan, kebangkitan nasional mampu menjadi ruh gerakan perlawanan  terhadap hegemoni penjajah. Pasca kemerdekaan kebangkitan nasional menjadi inspirasi pelaksanaan pembangunan bangsa. Di era reformasi membawa Indonesia menuju pengelolaan negara yang lebih terbuka dan demokratis.

Dalam konteks ini, makna kebangkitan nasional seyogyanya diarahkan menjadi unifying factor (faktor pemandu) untuk mengembangkan demokratisasi di segala bidang, mewujudkan keadilan, penegakan hukum, kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Inilah agenda kontekstual yang sejatinya lebih dari cukup untuk mengantarkan bangsa Indonesia ke cita-cita ketiga yang diretas Boedi Oetomo, yakni (berbuat) sesuai dinamika kehidupan bangsa saat ini.


Saudari-saudara sebangsa dan setanah-air,

Pada 20 Mei 1948, presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dengan sengaja menjadikan lahirnya organisasi Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme di Indonesia. Ketika itu, ada ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi. Selain itu Indonesia dalam masa revolusi mempertahankan diri dari Belanda yang ingin kembali berkuasa di Indonesia.

Presiden Soekarno menetapkan lahirnya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 diangkat sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Dengan harapan golongan yang saling bertengkar dan rakyat Indonesia melalui momen ini dapat mengumpulkan kekuatan bersatu melawan Belanda. Soekarno berharap penetapan Hari Kebangkitan Nasional bisa mencegah perpecahan.

Saudari-saudara sebangsa dan setanah-air,

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pun pada akhirnya bukan sekedar menjadi ritual untuk mengenang kejayaan sejarah masa lalu, saat soliditas persatuan era Boedi Oetomo terbentuk tanpa disertai tilikan memadai untuk mengejawantahkan semangat yang telah dirintis              dr. Soetomo dan kawan-kawan itu ke dalam praktik berbangsa dan bernegara yang lebih operasional.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional saat ini sejatinya dapat dijadikan untuk menggalang kembali semangat kebangkitan  sebagai bangsa yang tangguh. ”Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh!”.  Tema ini mengingatkan bahwa semangat kebangkitan nasional mengajari kita untuk selalu optimis menghadapi masa depan. Kita hadapi semua tantangan dan persoalan bersama-sama sebagai pewaris ketangguhan bangsa ini.

Tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19. Pandemi yang sudah melanda secara global lebih dari setahun ini. Sembari bersiaga menghadapi ancaman gelombang baru pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan.

Tangguh juga dalam menghadapi beragam tantangan selama masa pandemi dengan beredarnya banyak          mis-informasi, dis-informasi dan hoaks. Terutama ditujukan untuk menjaga kesatuan sebagai bangsa. Mari kita manfaatkan ruang digital secara tepat dan bijak, katakan tidak pada segala jenis hoaks, ujaran kebencian dan berbagai jenis penyalahgunaan ruang digital yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa dan diisi dengan hal bermanfaat untuk kemajuan ekonomi, secara khusus ekonomi digital yang berkembang dari waktu ke waktu.

Dan terakhir, tangguh dalam kebersamaan untuk memulihkan ekonomi nasional. Salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan adalah ekonomi digital. Di tengah pandemi, bisnis dagang berbasis digital ini bahkan diproyeksikan tumbuh 33,2 persen dari 2020 yang mencapai Rp253 triliun menjadi Rp337 triliun pada tahun 2021.

Peningkatan jumlah transaksi lewat e-commerce juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam mendorong akseptasi digital kepada masyarakat, serta terus mengakselerasi perkembangan fintech dan digital banking.

Saudari-saudara sebangsa dan setanah-air,

Pandemi Covid-19 berhasil memaksa kita untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan kita secara drastis, seperti interaksi fisik atau tatap muka di dunia nyata yang berpindah ke dunia virtual dengan memanfaatkan kemajuan teknologi telekomunikasi.

Dengan adanya kondisi ini, Indonesia bahkan di seluruh dunia, tanpa sadar, melakukan perubahan atau pemanfaatan teknologi digital untuk melakukan berbagai aktivitas kehidupan dari non-digital menjadi digital.

Peringatan kebangkitan nasional menjadi titik awal dalam membangun kesadaran untuk bergerak mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Hari Kebangkitan Nasional ini mengingatkan kita kepada semangat untuk bergerak sebagai bangsa, dengan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan golongan. Mimpi kita untuk tancap gas memacu ekonomi dan kemajuan peradaban sebagai simbol kebangkitan bangsa. Menuju Indonesia Digital, Semakin Digital Semakin Maju!

__________________


Nah, itu dia salah satu contoh sambutan tentang peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang bisa dibacakan pula saat acara-acara ceremonial pada tanggal 20 Mei setiap tahunnya. 
Semoga contoh sambutan ini bisa membantu dan memberikan manfaat yaa. 
Terima kasih sebelumnya. 


Salam Sehat selalu. 


#ContohSambutanHarkitnas

#ContohSambutanHariKebangkitanNasional

#SambutanMenteriHariKebangkitanNasional

#PidatoHarkitnas

#SambutanRingkasUnikdanLengkap

#SambutanHarkitnasTerbaru

CONTOH SAMBUTAN ACARA RUKYATUL HILAL Penentuan Hari Raya Idul Adha

 

Gambar Ilustrasi
Setiap tahun, umat Islam melaksanakan dua Hari Raya, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Pelaksanaan kedua Hari Raya tersebut setiap tahunnya senantiasa mengalami perubahan, berdasarkan perhitungan kalender Islam, Hijriyah. Nah, untuk menentukan tanggal pelaksanaan Hari Raya, biasanya para alim ulama dan juga pemerintah melalui Kementerian Agama melaksanakan kegiatan Rukyatul Hilal sebagai salah satu metode, atau cara untuk melihat hilal dan menentukan pergantian bulan baru, sebagai dasar dalam menetapkan Hari Raya. 

Nah, kali ini penulis akan berbagi salah satu contoh sambutan atau pidato yang biasanya dibacakan pada acara Rukyatul Hilal tersebut. Berikut Contoh Sambutan atau Pidatonya. 
_
_
_

Rukyatul Hilal Penentuan 1 Dzulhijah atau Hari Raya Idul Adha

Puji syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah menganugerahkan nikmat dan karunia kepada kita semua, sehingga     kita dapat bersilaturahmi dalam keadaan sehat wal’afiat untuk bersama-sama mengikuti Rukyatul Hilal Penentuan 1 Dzulhijah 1444 Hijriyah/2023 Masehi. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, kerabat, sahabat dan para pengikut beliau hingga akhir masa.

Bapak, Ibu, dan Hadirin yang saya hormati,

Seperti kita ketahui bahwa masyarakat Indonesia khususnya umat Islam, dalam menjalankan ibadahnya selalu terkait dengan waktu, seperti ibadah shalat, puasa ramadhan, zakat  fitrah, dan ibadah haji. Untuk menentukan waktu-waktu tersebut di negara kita mengenal tiga sistem penetapan awal bulan Qomariyah.

Pertama, sistem hisab, dimana dasar penetapannya adalah wujud hilal pada saat magrib setelah terjadinya ijtima’ (kongjungsi), atau dengan kata lain apabila posisi hilal pada tanggal 29 akhir bulan menurut hitungan sudah positif (atas ufuk) setelah terjadinya kongjungsi maka esoknya merupakan bulan baru.

Kedua, sistem rukyat, dimana penentuan awal bulan dilakukan dengan melakukan rukyat pada tanggal 29 akhir bulan. Apabila hilal terlihat, maka esok harinya adalah bulan baru. Namun apabila tidak terlihat maka bulan yang sedang berjalan digenapkan menjadi 30 hari.

Ketiga, sistem imkanurrukyat yang merupakan penentuan masuknya awal bulan dengan menggunakan metode hisab (hitungan) dan rukyat (melihat hilal). Hisab dan rukyat menjadi komponen yang tidak bisa terpisahkan seperti halnya dua sisi mata uang.

Karena rukyat tidak akan dapat dilaksanakan tanpa ada data hisab. Begitu juga data hisab tidak akan dapat dibuktikan tanpa pelaksanaan rukyat. Adapun kriteria yang menjadi dasar penentuan masuknya bulan baru pada sistem ini, adalah tinggi hilal minimal dua derajat,umur hilal minimal 8 jam setelah kongjungsi dan sudut hilal-matahari minimal 3 derajat.

Dari tiga kriteria tersebut, kita mendapat gambaran kenapa penentuan awal Bulan Qomariyah seperti halnya Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah berpotensi terjadi perbedaan. Bukan sistemnya yang mengakibatkan perbedaan, tetapi ukuran posisi hilal yang menjadi acuan, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan. Oleh karena itu, menyikapi hal ini, diharapkan agar perbedaan itu jangan sampai membuat celah diantara kita khususnya umat Islam.

Di waktu-waktu mendatang, saya menghimbau agar perbedaan dalam penentuan awal Bulan Qomariyah ini hendaknya tidak dijadikan persoalan, tergantung pada keyakinan dan kemantapan masing-masing, serta mengedepankan toleransi terhadap suatu perbedaan, sehingga dapat menciptakan Ukhuwah Islamiyah yang dinamis, penuh dedikasi, dan penuh pengertian.

Selanjutnya, bertepatan dengan Bulan Dzulhijah yang di dalamnya terdapat salah satu Hari Raya umat Islam yaitu Idul Adha, mari melalui momentum Hari Raya ini kita ciptakan rasa kebersamaan, persatuan dan kekeluargaan yang kuat di antara sesama umat Islam. Inilah momentum suci yang menjadi waktu bagi umat Islam untuk saling berbagi dengan sesama melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban, melalui semangat berbagi, gotong royong dan kepedulian semacam ini hendaknya dapat semakin dibudayakan dan dikembangkan.

Hadirin yang saya hormati,

Demikianlah yang dapat disampaikan pada kesempatan ini, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf apabila ada kekurangannya. Semoga Allah SWT memberikan hidayah serta kekuatan iman dan taqwa kepada kita sekalian. Aamiin

 

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Thariq.

Wassalamu’alaikum  Warahmatullahi  Wabarakatuh. 

_
_
_

Nah, mungkin itulah salah satu contoh sambutan acara Rukyatul Hilal yang kali ini penulis bagikan. Mungkin pidato di atas bisa di edit se suka hati, dan mudah-mudahan bisa memberikan manfaat ya. Terimakasih. 

Baca Juga: Pidato Idul Adha


#SambutanRukyatHilal
#PidatoRukyatHilal
#IdulAdha
#Hijriyah
#Dzulhijah


Konten menarik Klik disini



CONTOH SAMBUTAN MAJELIS TAKLIM PCNU NAHDLATUL ULAMA TERBARU SINGKAT DAN RINGKAS


 

Assalamualaikum. Salam Sehat dan sukses selalu. Semoga selalu dalam keadaan bahagia ya.

  • Kali ini, penulis ingin berbagi salah satu contoh Pidato atau contoh sambutan Pada acara Majelis Taklim Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU. Contoh pidato yang akan dibagikan kali ini bersifat fleksibel. Penulis menggunakan sudut pandang orang pertama, di mana dalam hal ini pembaca pidato atau sambutannya diumpamakan seorang Kepala Daerah. Bisa Bupati, Wakil Bupati, Walikota, Wakil Walikota, atau Gubernur dan sejenisnya. 
  • Pembaca dapat menyesuaikan subjek orang pertama sesuai dengan yang diinginkan. Misalnya diganti sebagai Kepala Desa, Camat, atau Lurah serta Ketua RW/RT, juga pimpinan lembaga lain yang relevan. Penggunaan Nama Instansi, nama tempat dan keterangan lainnya hanya bersifat sebagai contoh ilustrasi, sehingga sangat dimungkinkan untuk dapat di edit sesuai dengan yang anda butuhkan. Mudah-mudahan apa yang saya bagikan ini dapat memberikan manfaat, dan semoga kita semua terus diberi kesempatan untuk dapat berkarya menjadi insan yang berguna bagi orang lain. Aamiin. Langsung saja, berikut contoh Sambutan atau Pidatonya:

_

_

_


Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
,

YTH.

AL MUKARROM PARA ALIM ULAMA / KYAI;

KATIB PBNU DAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM TRIBAKTI KEDIRI Dr. KH. REZA AHMAD ZAHID, Lc., M.A. SELAKU PEMBICARA;

KETUA DAN JAJARAN PENGURUS PCNU KABUPATEN MALANG;

CAMAT BESERTA FORKOPIMCAM PAKIS ATAU YANG MEWAKILI;

PIMPINAN DAN PENGURUS LEMBAGA OTONOM NAHDLATUL ULAMA;

HADIRIN MUSLIMIN DAN MUSLIMAT BESERTA UNDANGAN YANG BERBAHAGIA


Pada kesempatan yang mulia ini terlebih dahulu, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat iman, nikmat sehat, nikmat umur, nikmat ukhuwah, serta limpahan nikmat-nikmat lainnya, sehingga kita dipertemukan dalam majelis yang penuh berkah ini dalam suasana khidmat dan bahagia.

Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah membawa umat manusia dari alam kegelapan ke alam terang benderang, dengan mengucap "Allahumma Sholli Alla Muhammad, Wa Alla Alii Sayyidina Muhammad” semoga kita sekalian mendapatkan syafa’atnya di kemudian hari.

Sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya dapat bersilaturahmi dengan seluruh hadirin sekalian dalam suasana yang syahdu, khusyu’, dan tawaddu pada acara Majelis Taklim PCNU Kabupaten Malang yang mana pada kesempatan     ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pakis.   Semoga pertemuan kita kali ini bukan hanya sekadar saling bertatap muka, namun mampu meningkatkan sekaligus mempererat tali silaturahmi diantara kita semua, dalam bingkai semangat kekeluargaan, demi terbinanya ukhuwah Islamiyah di wilayah Kabupaten Malang yang kita cintai ini.

 

Hadirin yang dirahmati Allah SWT,

Seperti kita ketahui bersama, bahwa Majelis Taklim seperti ini merupakan tradisi yang sudah cukup lama dilakukan di kalangan Nahdlatul Ulama. Untuk itu, hendaknya dalam setiap pelaksanaan Majelis Taklim seperti ini, dapat kita hidupkan dengan mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW, maupun menjadikannya sebagai majelis untuk menambah serta memperdalam khazanah keilmuan agama, serta memompa level spiritual kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW, agar nantinya kita semua menjadi insan yang mulia dan taat dihadapan Allah SWT.  

        Lebih dari itu, pelaksanaan Majelis Taklim seperti ini harapannya juga dapat menjadi forum yang strategis sekaligus menjadi media untuk merekatkan hubungan sesama warga Nahdliyyin, utamanya antar Ulama sepuh, jajaran pengurus, hingga generasi muda NU, sehingga akan tercipta pola komunikasi yang baik dan hubungan timbal balik yang sinergis serta harmonis. Saya berpesan agar Majelis Taklim ini dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk saling sharing terkait berbagai macam hal, baik yang berhubungan dengan keorganisasian secara umum, pembahasan program kerja jam’iyah, hingga mendiskusikan berbagai tantangan, maupun problematika sosial kemasyarakatan yang mungkin belum ditemukan solusinya.

Maka dari itu, kita semua tentunya berharap momentum pertemuan seperti ini nantinya benar-benar dapat kita maksimalkan, agar mampu menghasilkan rekomendasi yang positif, tentang apa yang seyogyanya kita upayakan bersama, khususnya dalam hal pembangunan bidang spiritual di Kabupaten Malang.

Mari kita jadikan majelis ini untuk menciptakan gagasan-gagasan yang solutif dan konstruktif atas berbagai problematika yang kini dihadapi Nahdlatul Ulama. Semoga upaya dan usaha yang kita lakukan ini dapat menularkan spirit yang positif, serta mampu membawa perubahan ke arah kebaikan, demi kemaslahatan umat dan masyarakat Kabupaten Malang secara keseluruhan.

Terakhir, saya juga menitipkan pesan kepada semua hadirin agar senantiasa menjaga sekaligus terus menggaungkan dakwah Islam, dengan menebarkan spirit Islam yang Rahmatan lil ‘alamiin.    Di mana hal ini sangat penting kita upayakan bersama, sehingga dapat tercipta kerukunan dan kebersamaan umat, yang mana hal ini sangat kita butuhkan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Perlu diingat pula bahwa sebentar lagi Pilkada Serentak Tahun 2024 akan diselenggarakan di Kabupaten Malang. Untuk itu, saya terus mengingatkan dan menghimbau agar masyarakat tetap kondusif dan ikut serta dalam mengupayakan terwujudnya keamanan wilayah, demi suksesnya pesta demokrasi di Kabupaten Malang.

Hadirin yang berbahagia,

Kiranya demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf apabila ada kekurangannya. Mudah-mudahan Allah SWT, senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk kepada kita semua dalam melanjutkan langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. Aamiin.

 

Wallahul Muwafiq ila Aqwamith Thariq.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

____________

Nah, mungkin itu yaa salah satu contoh sambutan atau pidato yang bisa dipakai untuk acara peletakan batu pertama pelaksanaan renovasi pembangunan masjid atau mushola. Semoga bisa bermanfaat yaa. Support terus blog ini agar selalu memberikan update informasi terbaru tentang berbagai contoh sambutan atau pidato.



Baca Juga: SAMBUTAN PELANTIKAN GP ANSOR


#BankPidato #ContohSambutan #ContohPidato #SambutanBupati #SambutanWalikota #SambutanGubernur #SambutanCamat #SambutanKepalaDesa #SambutanKetuaRT #SambutanKetuaRW #SambutanKetuaPanitia #SambutanMajelisTaklim

CONTOH SAMBUTAN PELETAKAN BATU PERTAMA RENOVASI PEMBANGUNAN MASJID

 



Assalamualaikum. Salam Sehat dan sukses selalu. Semoga selalu dalam keadaan bahagia ya.

  • Kali ini, penulis ingin berbagi salah satu contoh Pidato atau contoh sambutan Pada acara Peletakan Batu Pertama Renovasi Pembangunan Masjid. Contoh pidato yang akan dibagikan kali ini bersifat fleksibel. Penulis menggunakan sudut pandang orang pertama, di mana dalam hal ini pembaca pidato atau sambutannya diumpamakan seorang Kepala Daerah. Bisa Bupati, Wakil Bupati, Walikota, Wakil Walikota, atau Gubernur dan sejenisnya. 
  • Pembaca dapat menyesuaikan subjek orang pertama sesuai dengan yang diinginkan. Misalnya diganti sebagai Kepala Desa, Camat, atau Lurah serta Ketua RW/RT, juga pimpinan lembaga lain yang relevan. Penggunaan Nama Instansi, nama tempat dan keterangan lainnya hanya bersifat sebagai contoh ilustrasi, sehingga sangat dimungkinkan untuk dapat di edit sesuai dengan yang anda butuhkan. Mudah-mudahan apa yang saya bagikan ini dapat memberikan manfaat, dan semoga kita semua terus diberi kesempatan untuk dapat berkarya menjadi insan yang berguna bagi orang lain. Aamiin. Langsung saja, berikut contoh Sambutan atau Pidatonya:

_

_

_


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam sejahtera bagi kita semua.

YTH
  • AL MUKAROM PARA KYAI DAN ALIM ULAMA;
  • CAMAT DAN PARA PEJABAT WILAYAH SETEMPAT;
  • PANITIA PEMBANGUNAN RENOVASI MASJID BAITUL MUHSININ DESA JAMBEARJO KECAMATAN TAJINAN;
  • BAPAK, IBU DAN PARA HADIRIN SERTA TAMU UNDANGAN YANG BERBAHAGIA.

    Sebagai insan yang bertakwa marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, pada hari ini kita dapat hadir dalam ikhtiar kita bersama melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Baitul Muhsinin, di Desa Jambearjo Kecamatan Tajinan. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa umat manusia menuju ajaran Islam yang penuh dengan nilai persaudaraan, kerukunan dan kasih sayang bagi segenap alam.

Atas nama Pribadi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang memiliki prakarsa dan an-niyah azimatul qolbi, untuk melaksanakan renovasi Masjid Baitul Muhsinin Desa Jambearjo Kecamatan Tajinan. Semoga seluruh proses pembangunan senantiasa diberi kelancaran dan kemudahan oleh Allah SWT. Aamiin.

Hadirin yang saya hormati,

Esensi masjid saat ini telah menjadi pusat pengembangan dakwah Islam yang strategis, sekaligus menjadi garda terdepan dalam meluruskan dan menjawab berbagai tantangan dinamika perkembangan zaman. Hal ini tentu menjadi penting mengingat bangsa kita yang mayoritas penduduknya muslim, saat ini sangat membutuhkan siraman nilai-nilai ilahiah, yang terpancar dari hakikat masjid, sebagai tempat untuk mendekatkan diri dan bersujud kepada Sang Pencipta. Di tengah berbagai masalah, konflik dan mungkin perseteruan, tentu diperlukan perekat kuat untuk menjalin jiwa-jiwa kemanusiaan, yang mana itu semua dapat digali dari nilai-nilai spiritual dan aktivitas umat di masjid.

Masjid merupakan sebaik-baiknya tempat di muka bumi ini, disanalah tempat peribadatan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah semata. Dan diantara ibadah yang sangat agung kepada Allah SWT, adalah memakmurkan masjid, baik secara lahir maupun batin.

Secara batin, yaitu memakmurkan masjid dengan sholat jamaah, tilawah Al-Qur’an, dzikir yang syar’i, belajar dan mengajarkan ilmu agama, kajian ilmu, serta berbagai ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Sedangkan pemakmuran masjid secara lahiriah, adalah dengan menjaga fisik dan bangunan masjid, sehingga tetap nyaman, indah, bersih dan terjaga, serta terhindar dari hal-hal yang dapat mengganggu jalannya ibadah.

Oleh karena itu, sebagai umat Islam tentunya sangat mendukung dilaksanakannya renovasi Masjid Baitul Muhsinin, yang insya Allah akan menjadi masjid yang melaksanakan fungsi sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Secara lebih luas kita berharap, dari Masjid Baitul Muhsinin nantinya benar-benar akan memancarkan cahaya Islam, menyebarkan nilai persatuan dan kesatuan umat, serta persaudaraan dan kerukunan dalam bermasyarakat, berbangsa serta bernegara.

Saya meyakini, dengan ketulusan dan keikhlasan kita bersama, target pembangunan Masjid Baitul Muhsinin ini nantinya dapat tercapai, serta tujuan pembangunan Masjid ini dapat kita wujudkan bersama. Penting untuk kita pahami, bahwa masjid memiliki potensi-potensi umat yang besar, dan jika hal itu dapat digerakkan secara optimal, maka saya yakin selain akan menghasilkan peningkatan kesejahteraan umat, insya Allah juga akan dapat melahirkan generasi Islam yang cerdas dan ber-akhlakul karimah, sebagai calon pemimpin umat sekaligus generasi penerus bangsa yang harapannya dapat memberikan warna sekaligus menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

 

Hadirin yang saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, perlindungan dan kekuatan sehingga mampu menjalankan amanah yang dipercayakan kepada kita. Aamiin.

Akhirnya dengan mengharapkan ridho Allah SWT, seraya mengucapkan Bismillahirrahmaanirrahim, peletakan batu pertama renovasi Masjid Baitul Muhsinin Desa Jambearjo Kecamatan Tajinan, dengan ini saya nyatakan secara resmi dimulai pembangunannya.

 

Sekian dan terima kasih.

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Thariq.

Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.    



Nah, mungkin itu yaa salah satu contoh sambutan atau pidato yang bisa dipakai untuk acara peletakan batu pertama pelaksanaan renovasi pembangunan masjid atau mushola. Semoga bisa bermanfaat yaa. Support terus blog ini agar selalu memberikan update informasi terbaru tentang berbagai contoh sambutan atau pidato. 









#BankPidato #ContohSambutan #ContohPidato #SambutanBupati #SambutanWalikota #SambutanGubernur #SambutanCamat #SambutanKepalaDesa #SambutanKetuaRT #SambutanKetuaRW #SambutanKetuaPanitia #SambutanRenovasiMasjid














Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Tim Malkovic
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan

Iklan Bawah Artikel